Dalam rangka menyerakan laporan evaluasi dan kinerja 2025 serta program kerja P4S 2026, FK P4S Jawa Timur temui Ibu Kepala Balai di ruang kerja kantor BBPP Ketindan terjadi kesepakatan penilaian ke aktifan antara FK P4S Jatim, Dinas dan BBPP selaku pembina.
Untuk meningkatkan kwalitas dan kwantitas Pusat
Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya ( P4S ) Jawa Timur, Balai Besar
Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan akan melakukan penertipan dan pengkajian terhadap
keberadaan P4S yang dibawah binaanya.
Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan, Nurul
Qomariyah, S,Sos.,M.Si mengajak Pengurus Forum Komunikasi (FK) P4S Jatim, untuk
bersama-sama saling menyepakati tentang
penertipan P4S yang terkategori, hidup segan mati tak mau,untuk segera di
lakukan kordinasi menyeluruh secara professional.
Evaluasi, Kordinasi, Peringatan dan Pernyataan ditujukan kepada
pengelola P4S yang berkategori P4S pasif/tidak berkegiatan.
“ BBPP tidak menginginkan gemuk data tetapi miskin kegiatan “ Tandasnya, saat menyampaikan sikap di pertemuan kordinasi dengan FK P4S Jatim, jum’at, 27 Februari 2026 di Kantor BBPP.
Menyikapi hal tersebut, Sekretaris FK P4S Jatim,
Kristianingsih, menanggapi bahwa
Pengurus FK P4S jatim akan melakukan kordinasi kepada seluruh FK daerah dan Dinas
serta melakukan komunikasi aktif terhadap P4S yang berkategori kurang aktif dan
tidak aktif berkegiatan.
Wakil Ketua FK P4S Jatim, Rahmad Hardiyanto, asal P4S
Bumi Aji Sejatera Batu, mengungkapkan bahwa masih banyak pengelola P4S yang
belum pahan dan mengerti tentang Rohnya P4S yang sesuai Permentan Nomor 33
Tahun 2016, oleh sebab itu Waka sangat setuju bila mana penertiban yang akan di
lakukan Ketindan memakai dasar dan dilakukan secara professional.
Di tempat yang sama, Tarwa Mutopa SP.,M.Agr Ketua FK P4S Jawa Timur Berharap kedepan kinerja fk lebih di tingkatkan dan komunikasi serta pembinaan kepada P4S lebih di insentifkan.
.jpeg)





.jpeg)
