FORUM KOMUNIKASI P4S KABUPATEN BOJONEGORO JAWA TIMUR TAHUN 2025

Sabtu, 05 September 2026

FK P4S Bojonegoro Laksanakan Evaluasi Pelaksanaan Program Pelatihan Tematik & Pemantapan Lanjutan

 

fkp4sbojonegoro

Bojonegoro, 5 september 2026.  Guna mengukur efektifitas kerja serta Menyusun strategi yang lebih solit dan professional, FK P4S Bojonegoro, resmi menggelar rapat evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program pelatihan tematik yang dilaksanakan oleh P4S Ustan Mandiri pada tanggal 1-3 september 2026.

Agenda utama ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi batu loncatan penting dalam mematangkan persiapan program kerja selanjutnya.

Dalam pemaparanya, Kristianingsih, Ketua FK P4S Bojonegoro, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim Ustan Mandiri atas dedikasinya dan kerja keras mereka. Berdasarkan data evaluasi, program pelatihan tematik pupuk organic sebelumnya mencatatkan sebagai capaian positif, salah satunya melaksanakan pelatihan yang sesuai randonw acara dengan baik dan lancar.


Meski demikian, forum ini juga menggarisbawahi sejumlah tantangan strategis yang di hadapai di lapangan, masalah seperti, penataan jadwal pelaksanaan serta SDM tim yang masih kurang menjadi catatan pentingyang harus segera di benahi demi mengoptimalkan kinerja tim kedepan.


Evaluasi ini bukan sekedar melihat apa yang telah selesai, melainkan landasan fundamental untuk melangkah lebih jauh. Dari catatan-catatan inilah kita merumuskan strategi inovatif agar program selanjutnya dapat berjalan lebih berdampak, efesien, dan tepat sasaran, ungkap ‘Agitya Kristantoko, ketua rapat evaluasi program pelatihan tematik.

Pelakasanaan evaluasi pelatihan tematik yang di laksanakan oleh P4S Ustan Mandiri bersama empat P4S yang lain di sekretariat Gading Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, kini memasuki fase persiapan program selanjutnya yang akan di laksanakan pada tanggal 15 – 17 di dua P4S dengan tema pelatihan tematik pembibitan buah jambu air di Unggul Malo, dan pelatihan tematik pengoperasian Alsintan serta mekaniksasi di P4S Makmur asri Trucuk.

Memasuki fase persiapan program tematik selanjutnya FK P4S Bojonegoro kini Tengah mematangkan sejumlah rencana aksi setrategis, untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya sebagai Lembaga pelatihan yang professional.

Melalui penyelarasan target dan pembagian lini kerja lebih adaptif, seluruh jajaran tim P4S optimis pelatihan tematik selanjutnya akan lebih baik dan sukses.


Kamis, 03 September 2026

20 Pemuda Tani Dari Empat Kecamatan Ikuti Pelatihan Tematik di P4S Ustan Mandiri

 

fkp4sustanmandiri

Pelatihan Tematik Pupuk Organik Dinas Ketahanan Pangan Pertanian (DKPP) Kerjasama dengan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Ustan Mandiri Bojonegoro Jawa Timur.

Sebuah Program Sepetakuler yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten bojonegoro leawat instansi dinas ketahan pangan pertanian untuk menumbuhkan petani-petani muda melenial yang berada di bojonegoro.

Sebanyak 20 peserta petani muda telah diberikan pelatihan membuat pupuk organik padat dan cair sebagai bekal mereka untuk memulai membenahi tanah yang sudah kehilangan humus dan hara tanah.


P4S Ustan Mandiri yang berkompeten di bidang pupuk organik sebagai tempat pelatihan tematik DKPP mulai tanggal 1 – 3 September 2026.

Dengan diberikan ilmu akademik dan praktikum diruangan maupun dilapangan secara menyeluruh, 20 peserta dari empat kecamatan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan pupuk organic yang dlaksanakan di sekretariat Ustan Mandiri, Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo.


Salah satu peserta asal desa Nganti Kecamatan Ngraho mengatakan, Pelatihan ini sangat menarik bagi kami, disaat kotoran ternak kami yang menumpuk dan menjadi gendala karen belum bisa mengolah menjadi sebuah barang berharga, dengan pelatihan ini harapan kami dapat memproses pupuk secara baik dan benar.

Di tempat yang sama, Ketua P4S Ustan Mandiri, Muhammad ali, mengatakan bahwa limbah pertanian, kotoran hewan serta limbah limbah rumah tangga menjadi penyebab pencemaran lingkungan dan mengganggu kesehata apa bila tidak di Kelola dengan baik dan benar.

Dengan beberapa problem pemanfaat sampah serta kotoran ternak yang sangat melimpah, DKPP menginisiatif dengan sasaran para petani muda untuk lebih kreatif dan inovatif dalsm memanfaatkan limbah pertanian, limbah peternakan serta limbah rumah tangga.

Analis Ketahan Pangan Ahli Muda, Muhammad Kuswoyo,S.TP  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro menjelaskan bahwa, Pelatihan Tematik yang di laksanakan oleh DKPP Kerjasama P4S Bojonegoro bertujuan untuk meningkatkan minat para muda bidang pertanian.


Sabtu, 22 Agustus 2026

Pelatihan Pertanian Terpadu, Pemdes Tlogorejo Kirimkan 40 Pemuda Tani Melenial di P4S Mina Agro

 

fkp4sbojonegoro

Integratid Farming ( Pertanian Terpadu ) adalah sistem pertanian berkelanjutan yang menggabungkan beberapa sektor seperti tanaman, peternakan, dan perikanan dalam satu lahan agar saling mendukung dan meminimalkan limbah.

Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S Mina Agro Tlogorejo Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat 21 Agustus 2026, sebanyak 40 pemuda tani melenial desa setempat telah dilatih oleh P4S Mina Agro tentang pertanian terpadu.

Pelatihan tersebut dengan tujuan mengedukasi bagi para pemuda tani melenial untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usahan pertanian dengan cara itergrated farming budidaya angur dengan paduan budidaya ikan lele.

Kegiatan ini di selenggarkan oleh pemerintah desa tlogorejo dengan tujuan untuk lebih meningkatkan kompetensinya dengan pengetahuan cara budidaya tanaman buah buahan dengan baik dan benar.

H. Moch Hamim M.Pd Kades setempat berharap kepada semua peserta pelatihan dapat meniru dan mengembangkan tanaman anggur impor seperti yang telah di kembangkan dan di budidayakan oleh P4S Mina Agro Tlogorejo.

Di tempat yang sama ketua P4S Mina Agro Tlogorejo, A.abdianto SE,  mengatakan bahwa tanaman anggur jenis impor ternya bisa dan mudah di kembangkan di wilayah bojonegoro, terutama di pekarangan rumah justru pertumbuhan lebih bagus.

Dengan kegiatan pelatihan tersebut sebagai bekal ilmu yang telah diberikan oleh P4S Mina Agro untuk di tiru dan di kembangkan di lahan  peserta masing-masing untuk budidaya anggur dan budidaya ikan lele.


Senin, 03 Agustus 2026

Mengasah Kepedulian Lingkungan, 17 Akpol Polres Bojonegoro Kunjungi Kebun P4S Mina Agro Tlogorejo

 

fkp4sbojonegoro

17 Taruna Akpol (Akademi Kepolisian) Polres Bojonegoro Lakukan Kunjungan di Kebun Edukasi Milik Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Mina Agro Tlogorejo, Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengasah kepedulian lingkungan sekaligus membekali para calon perwira dengan ketrampilan ketahanan pangan.

Bukan untuk ketahanan fisik, kehadiran para calon pemimpin Polri ini adalah untuk belajar. Mereka mendapatkan materi langsung mengenai Teknik pertanian modern, pengelolaan sampah organik, hingga pemanfaatan lahan sempit serta cara membudidaya tanaman anggur dan jambu Kristal yang tepat.

Abdianto, Ketua P4S Mina Agro Tlogorejo menerima peserta dengan kunjungan dengan senang hati, menurutnya, kegiatan pertanian adalah pekerjaan yang tak sepatutnya di lakukakan oleh kepolisian, tetapi Akpol calon pemimpin Pemimpin Polri ini justru mau dan semangan untuk belajar pertanian untuk mendukung dan menyukseskan program Presiden Kemandirian ketahanan pangan nasional.

Di sisi lain, pendamping Akpol, Joseph, mengantakan, bahwa kunjungan tersebut semata mata bukan hanya sekedar kepingin tahu, tetapi kegiatan yang dilaksanakan tersebut untuk para Akpol bisa mengetahu dan belajar, bahwa bertanam di lahan sepit tidak menjadikan proble asalah punya daya kreatif dan inovatif.

Menurutnya, P4S Mina Agro Tlogorejo adalah tempat pelatihan pertanian yang sangat luar bisa bisa di jadikan tempat edukasi belajar tanaman buah dan tanama Perkebunan yang sangat bagus.


Minggu, 21 Juni 2026

Peluang Besar P4S Raih Sertifikasi ujikompetensi & 200 Magang Jepang Thaiwan

 

fkp4sbojonegoro

Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII Gorontalo Telah melahirkan banyak program-program pertanian yang sangat setrategis bagi pelaku usaha di dunia pertanian, dan perikanan, Sumberdaya Manusia petani , nelayan serta pengelola pusat pelatihan pertanian dan perdesaan swadaya (P4S) untuk meningkatkan ekonomi pertanian dan keberlanjutan.

Dr. Tedy Dirmansyah, Kapuslatan (Kepala Pusat Pelatihan Pertanian) Kemetrian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia memberikan peluang peluang bagi pelaku,pengelola P4S di berbagai Provinsi untuk di sertifikasi ujikompetensi sesuwai bidangnya masing-masing lewat KelSi (Ketua Kelompok Subtansi dan Agriditasi Pelatihan/ Ketua bagian Sertifikasi LSP Pertanian di bawah naunganya, Drh. Eka Herysuparman M.Si, Kementrian Pertanian.

Selain Program pelatihan, Peluang 200 peserta manga Jepang dan Taiwan juga telah menjadi program kerja yang segera dilaksanakan oleh Pusat Pelatihan Pertanian Kemetrian Pertanian sebagai program unggulan.

Untuk menjaga kordinasi antar Lembaga tetap terjaga FK P4S Daerah maupun Wilayah,telibat penuh dalam pengabilan keputusan Kerjasama instansi dinas terkait dengan bentuk Surat Rekomendasi keberangkatan Permagangan.  


Rapimnas P4S Nasional Gorontalo di Ikuti Delapan FK Provinsi Se-Indonesia

 

fkp4sbojonegoro

Rapimnas, Puncak Munas KTNA XVII Gorontalo Profesi  Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Tingkat Nasional telah melakukan Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) bertujuan untuk mengambil keputusan strategis, melakukan konsolidasi internal, serta mengevaluasi kinerja organisasi. Forum ini merupakan mekanisme pengambilan keputusan tertinggi kedua di bawah Musyawarah Nasional (Munas)  berbagai organisasi, partai politik, instansi pemerintah, maupun lembaga keorganisasian

Senin, 22 Juni 2026, bertempat di P4S “Inovasi Tani Al-Hidayah” desa Bulontala, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, P4S Nasional yang di hadiri delapan Pimpinan FK Provisi Se- Indonesia melakukan rapat Pimpinan Nasional.

Delapan Provinsi tersebut diantaranya adalah ; Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimatan Timur, Gorontalo, Bali, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Yogyakarta.

Kegiatan Rapimnas di buka secara langsung oleh Kapuslatan ( Kepala Pusat Pelatihan Pertanian)  Kementrian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Tedy Dirmansyah,

Dalam pidato pembukaan Rapimnas P4S Nasional, Kapulatan mengharapkan semua  P4S yang ada dan aktif di seluruh Provinsi diharapkan mampu mengoptimalkan jaringan Kerjasama yang positif untuk menguatkan kelembagaan organisasi untuk membangun pertanian.

Sementara itu Ketua P4S Nasional, Andi Burhan Badurahman Abdullah,menjelaskan pentingnya di lakukan Rapimnas P4S tersebut adalah untuk Menguatkan Kelembagaan membangun dunia pertanian.


Puslatan Butuh 43 Ribu Asesor Kompetensi, Mandor Lapangan Pegawai Holding Pertanian Per 3 Tahun

 

fkp4sbojonegoro

Pusat pelatihan pertanian ( Puslatan) Kementrian Pertanian menegaskan komitmennya dalam mendongkrak kualitas Sumberdaya Daya Manusia (SDM) Pertanian yang kompeten dan tersertifikasi.Guna untuk mendukung sasaran setrategis tersebut Kepala pusat pelatihanPertanian ( Kapuslatan) Dr. Teddy Dirhamsyah mengungumkan analisis kebutuhan tenaga kerja terampil yang mencakup 43 formasi kombinasi untuk posisi asesor kompetensi, mandor lapangan serta pegawai holding pertanian.

Hal tersebut di sampaikan pada saat membuka acara temu profesi P4S di PENAS KTNA XVIIdi Gorontalo, minggu,21 Juni 2026 di gedung guru PGRI jalan, jambu, Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungigi Kabupaten Gorontalo.

 Perencanaan penambahan personel ini dirancang menggunakan basis evaluasi dan pembaruan berkala per tiga tahun. Pendekatan periodik tersebut sengaja dipilih agar jumlah serta spesifikasi kompetensi pegawai yang direkrut benar-benar sejalan dengan dinamika industri agribisnis dan perkembangan teknologi pertanian modern di lapangan

untuk mengoptimalkan standarisasi serta pengawasan tenaga kerja sektor agribisnis. Rencana pemenuhan formasi strategis ini akan dilakukan secara bertahap dalam skema evaluasi performa per tiga tahun. Langkah ini diambil guna memperkuat kualitas sertifikasi profesi di tengah upaya percepatan swasembada pangan nasiona


FK P4S Bojonegoro Laksanakan Evaluasi Pelaksanaan Program Pelatihan Tematik & Pemantapan Lanjutan

  Bojonegoro, 5 september 2026.  Guna mengukur efektifitas kerja serta Menyusun strategi yang lebih solit dan professional, FK P4S Bojonegor...